Chaya adalah golongan luar dan paling luar dari sekumpulan sejenisnya yang membentuk “gank”. Jumlahnya entahlah. Yang pasti minoritas di dalam minoritas. Ia bukannya tidak peduli, hanya ia terlalu tidak menyukai sistem pertemanan sejenis itu. Yang bisa ia ingat hanya terbatas, salah satunya motto yang mereka pegang “Satu untuk semua, semua untuk satu. Kakak kelas mereka dengan senang hati menjadikan mereka obyek usilnya mereka, hanya dengan bermodalkan motto itu.
“Gank” itu bukan kumpulan biasa. Ia berisi orang-orang yang cakap, baik secara penampilan maupun keaktifan. Mereka adalah orang-orang yang terbilang populer di tengah minimnya jumlah, dan dipimpin oleh seseorang yang tak kalah populer juga.


