Sebuah Cerita Ungkapan Ceria

"let's walk through this journey of life together" - RM

Tampilkan postingan dengan label cerita pendek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita pendek. Tampilkan semua postingan

Aku?

mimpi adalah bunga malam
yang datang karena candu diam-diam
yang memercikkan rindu padahal ia mulai padam
yang meneriakkan nama yang telah dipendam
mimpi datang karena rindu
mimpi hadir membawa candu
kemudian mengoyak nyata
bahwa mimpi hanya buaian semata
dan lama-lama menjauh tanpa kata
seolah menampar
haruskah balik badan?
ataukah mencari lagi kepingan yang disembunyikan?
mengoyak lagi harga diri
untuk memastikannya sendiri
untuk mengobati candu
untuk mengatasi rindu
ataukah berdiam diri saja menanti kemana langkahnya melaju?
aku?
ataukah hanya mimpi yang semu?
malu...

Baca selanjutnya.. :)

Everyday couple



“Aku ada di rumah sakit, Ji Hyo. Doakan aku ya. Terima kasih sudah mau berteman denganku,” sebuah pesan singkat datang di tengah malam. Ku biarkan pesan itu begitu saja kemudian merebahkan tubuhku di tempat tidur. Aku menangis sejadi-jadinya.
*****
“Ji Hyo ya, sedang apa kamu?” bunyi pesan singkat yang datang ke handphoneku.
Kugeletakkan lagi handphoneku di atas sofa. Aku sedang ingin menikmati memoriku seorang diri. Kenangan hangat yang sebentar lagi akan lenyap dari hidupku.

Baca selanjutnya.. :)

Terima Kasih, Hujan



Ketika itu, malam sedang tidak bersuka cita. Bintang yang biasanya tidak pernah absen memberi bintik-bintik pijar di langit biru pekat, malam itu tak ada. Langit kosong melompong. Biru tua pucat. Anak-anak pinggiran yang biasanya memenuhi jalanan, malam itu tak terlihat satupun batang hidung mereka. Malam yang biasanya penuh teriakan “tekong” memekakakkan telinga, malam itu sunyi. Negara rupanya dalam keadaan yang aman, karena pemuda-pemuda yang katanya harapan bangsa yang setiap malam membicarakan negara di antara bongkahan kayu menyala itu pun absen.

Baca selanjutnya.. :)

Kamu, Di Antara Imajiku

Di saat sebaya yang lain sedang asyik menyayangi pasangannya, aku masih duduk diam mengagumi orang yang hanya dalam imaji. Aku lebih hidup ketia meletakkannya di antara nyata. Aku lebih nyata ketika mengagumi ketidaknyataannya. Ia nyata untuk kaumnya. Ia terlihat untuk sekitarnya. Aku bukan luput dari penglihatannya. Aku hanya tak mau menyadarkan dii, bahwa aku bukan bagiannya. Aku hanya tak mau merasa bahwa seharusnya aku tahu di mana aku berdiri, di mana aku bisa dilihat dan melihat sekitarku.

Baca selanjutnya.. :)

Cemburu

aku adalah pecemburu
melihatmu asyik bersepeda, aku cemburu
aku ingin menjadi sepeda yang menemani lelahmu..
aku ingin menjadi jawaban dari alasan sehatmu
aku bahkan ingin menjadi satu-satunya gaya hidupmu..

aku adalah pecemburu
aku cemburu saat kau sedang serius di belakang kamera
aku ingin kau melihat dunia dari mataku,layaknya lensa kamera
aku ingin menjadi memori dua dimensi yang bisa kau bawa kemana-mana

Baca selanjutnya.. :)

Dua Cinta, Satu Hati

Seharusnya kita punya untuk kita masing-masing..
Seharusnya kita tak saling berbagi, padahal untuk sendiri saja itu tak membuatku merasa sebagai manusia...
Ya.. hanya seharusnya yang bisa ku katakan kepada hatiku, ahh.. hati kami..

Jangan pandang aku sebagai monster. Aku juga sama seperti kalian. Sama-sama punya lima indera. Sama-sama punya detak jantung. Sama-sama berorgan dalam satu atau sepasang. Kalian juga kan?

Baca selanjutnya.. :)

Aku Milikmu

Aku selalu menantikannya..

Selalu mengharapkan ia datang kembali setiap waktu..
Memberiku segar, meskipun nanti aku tak dapat memberikan segar yang ia berikan padaku..
Ia selalu tulus, meskipun tak semua orang mempunyai pemikiran yang sama dengannya..
Ia sering dianggap sebagai penyebab datangnya petaka..
Ahh.. mereka hanya tak mengenalnya...

Baca selanjutnya.. :)

when...

Jangan selalu berlagak sok tau atas apa yang terjadi dengan hatiku. Setiap hari, ketika kamu membuka mata, harusnya memang kamu tahu, aku sudah terlalu lama ada di sampingmu tanpa kau tahu apapun tentangku. Setiap hari, ketika kamu melihat matahari yang tak malu-malu datang setiap pagi, harusnya kamu merasakan hangatnya pandangan mataku.

Baca selanjutnya.. :)

[rasa]



Memikirkan kamu, mungkin hanya akan menjadikanku budak rindu. Rindu yang tak mempunyai ujung dan resah yang membabi-buta meminta pandang dan senyum. Aku tahu, rasa tak menentu ini hanya akan menjadikanku bodoh dengan segala tetek bengek kata-kata sendu. Aku tak tahu ujung hatinya. Aku tak tahu arah laju kasihnya. Entah apa makna rindu baginya. Entah apa maknaku di hadapnya. Aku hanya menikmati setiap canda dekatnya. Aku hanya menikmati simpul senyum dengan segala ledekannya. Aku menikmati setiap detakku ketika ia tak sengaja menatap ke arahku. Tanpa ku tahu apa makna di setiap matanya.
Aku ingin menghalau setiap nama yang keluar dari mulutnya. Mana mungkin aku biasa saja, padahal hatiku sudah berontak. Sudah meronta-ronta ingin meminta nafas atas hatinya.

Baca selanjutnya.. :)

Demi Surga


“Kita simpan saja mimpi-mimpi kita. Ikuti perintah Mamahmu. Jangan jadi anak durhaka,” kata kekasihku akhirnya.
            Aku terdiam menahan air mata yang ingin segera dijatuhkan. Malam ini, seperti malam-malam sebelumnya. Berbagi kasih dengan kekasihku. Selalu setiap malam, kami menyempatkan diri untuk saling mendengarkan. Biasanya kami berbagi hanya lewat udara malam. Tapi tidak kali ini. Entah kenapa, aku ingin segera bertemu dengannya dan menumpahkan segala isi kepalaku.

Baca selanjutnya.. :)

Postcard Jodoh

“Tuhan, aku tahu aku hambaMu yang terlalu mulu-muluk
Setelah minta pekerjaan, rumah, dan sekitarnya..
Sekarang aku minta lagi...
YA Tuhan, mana jodohmu...
Yang ku kira kemarin yang datang itu jodohku
Ternyata bukan loh...
Dia pergi tuh...
Nah.. Tunjukkan jalan menujuku kembali ya ...
Terima kasih Tuhan....”


Kartu pos ketiga yang akan aku kirimkan kepada Tuhan.

Baca selanjutnya.. :)

Sayang Rasa Kampret

Jangan tanya aku, apa yang aku rasakan saat ini!! Bodoh sekali lagi ketika aku bukannya berusaha meninggalkan jejak rekam yang baik tapi malah meninggalkan ruang yang tak bisa kutinggali. Kekasih yang membuatku beruntung, tenang, percaya, aman, dan semua bentuk kasih lain, malah berlalu begitu saja. Bersama-sama memintal yang berbeda agar bisa menjadi satu lembar kesamaan. Aku fikir itu keabadian, nyatanya semu sesemu-semunya. Aku kira dua dari kita adalah satu, nyatanya terlalu banyak pohon faktor di dalamnya. 

Tapi jangan sekali-kali bilang aku bodoh!! Aku bukan bodoh,

Baca selanjutnya.. :)

Ragu Semu


Aku terdiam menatap kekasihku. Masih dengan mengumbar senyum, ku biarkan ia bercerita sesuka hatinya. Aku suka candanya ketika berusaha membuatku mengerti apa yang ia ceritakan. Aku suka gerak-geriknya ketika ia memvisualisasikan apa yang terjadi di ceritanya. Aku suka suka citanya berbagi kisah dan kasih denganku. Aku suka semua tentangnya.
....

Baca selanjutnya.. :)

Saudara Kelinci


Kelinci adalah hewan yang sangat aktif. Ia selalu berlarian kemana-mana. Tak pernah ia merasakan kelelahan karena makanan yang ia makan selalu sehat. Kelinci juga adalah hewan yang sangat ramah. Ia akan menyapa semua hewan yang ia temui dan berbincang-bincang dengan mereka. Setengah dari kegiatannya adalah beramah tamah dengan hewan-hewan lain. Rutinitas itu pun tak pernah menjadi masalah bagi hewan-hewan lain bahkan mereka pun menyukai jika berbincang dengan kelinci, karena keramahannya. Kelinci juga adalah hewan yang tidak kaku dan suka bercanda.

Baca selanjutnya.. :)

[Holiday Writing Challenge] - Rengkuh?

Sembilan...



Nisa mati-matian menghindari Timo dan Kenta. Sudah cukup ia menyakiti dirinya sendiri. Ia singkirkan jauh-jauh kisah hatinya. Akan ambil keputusan apapun, hanya akan menyakiti hatinya dan orang-orang sekitarnya. Rasa sayangnya pada Timo ia buang jauh-jauh. Toh apapun juga keinginan mereka, yang jadi korban tak hanya dirinya. Sudah cukup ia jadi bulan-bulanan atasannya karna ia tak bisa memberikan kerja seperti biasanya. Sudah cukup ia menjadi langganan klinik kantornya gara-gara ia tak cukup menjaga dirinya.
Malam yang semakin larut dan tak sedikitpun terlihat cahaya dari langit semakin membuat Nisa geram. Apakah benar-benar tak ada yang berada di pihaknya kecuali hujan?

Baca selanjutnya.. :)

N 4390 JT

Dari deretan angka dan huruf itu rasanya enggan meninggalkan dan ditinggalkan. Dari peluh yang sudah di tengarai karena diri yang tak kunjung bisa paham diri, ia dengan angkuhnya dating dan pergi sesuka hatinya. Dasar tak tahu hati lain, padahal ia tahu sejak kapan ia mengisi ruang itu, dan kapan ia ada di sana. Tapi tak kuasa ia memberikan rasa sakit. Seperti de javu. Sakit dengan cara yang sama datang lagi. Tanpa ia sadari bahwa luka menganga yang dulu sudah ia obati dengan pelan-pelan kembali ia buka. Kok ya harus seperti itu lagi seeee??? Bukan aku tak mau sakit hati. Aku sadar betapa aku selalu membuatmu marah dan selalu tak mengerti mu…

Ruang yang hanya terisi kamu itu akan terisi kamu. Mana mungkin aku bisa menggantimu sedang hatiku masih utuh dan secara sadar berkiblat ke arahmu.

Masih dan akan tetap sama
Kau, Aku dan Obsesiku
Sampai Nanti, Sampai Mati
Masih tersimpan RUANG RINDU...


Cinta, Bersabarlah...

Baca selanjutnya.. :)

1.23 ... 19.03

ketika suatu hari menjadi biasa. yang sebelum-sebelumnya berjalan tanpa prasangka. menoleh kesana kemari tak berarti. peka telinga melebihi suara bermil-mil jauhnya. ada yang protes? pasti. tapi apa peduli. normal. tak normal ketika yang di depan adalah asa yg beranjak dari kursi nyamannya. bagaimana bisa ia ingin pergi padahal tak sedikitpun merasa ada yang telah tumbang dan mengejutkan siapapun.

Emosi. salahkah?

Baca selanjutnya.. :)

terbusukkan

seball...
semua serba diukur dengan materi..
apa yang lain tak punya hati ?
seball...
memang bukan apa-apa
tapi apa yang bukan apa-apa ini tak punya hati
dibandingkan kesana kemari

Baca selanjutnya.. :)

Harapan Baru...

Pergulatan batin kala itu tak pernah terpikirkan sebelumnya. Orang baru yang lama datang tiba-tiba membuka memori baru. Memori yang hampir-hampir bisa musnah. Orang yang berbeda namun memberikan "sesuatu" yang sama. bukan tak mungkin "sesuatu" itu suatu saat akan menjadi bumerang. Ia memang bukan pengganti. Tak akan terpungkiri jika yang lalu takkan pernah terganti.

Orang lama itu bukan hadir dengan disengaja. Hati yang dulunya memang terbiasa tak pernah menolak. Saat itu tak terasa ada apapun. Karna memang tak terasa barang sedikitpun. Bodoh. Ketika memang telah terbiasa, tiba-tiba ada aliran listrik yang menyengat ketika dekat dengannya dalam radius terjauh. Dulu pernah seperti itu, tapi alir kejutnya tak seheboh ini. Dalam kurun waktu yang lama, pertanyaan apa, siapa, bagaimana, kapan, mengapa, dimana selalu berputar-putar tanpa lelah.

Baca selanjutnya.. :)

Sekedar Bercerita....

Ketika bertahun-tahun berjibaku dengan kesakitan yang serasa takkan pernah terobati, rasanya sia-sia mencoba kembali meretas mimpi-mimpi baru. Kalaupun asa itu hadir barang sejenak, tapi tak ubahnya hanya sebuah asa yang tak ada ujungnya. Semua seolah tlah hilang dibawa semua rasa sakit waktu itu yang terus membekas sampai saat ini. Hanya terpisah darinya membuat semua selir hati ikut musnah bersamanya. Tak ada lagi pengisi kekosongan jiwa. Semua meninggalkanku tanpa meninggalkan setitikpun kepastian tentang aku, dia, kita dan mereka. Yang ditinggalkan mereka hanya kehampaan yang mendalam.

Rasanya sebuah kesalahan hendak memilih jalan baru untuk seutas mimpi baru. Semua dipandang salah hanya karena berbeda fikir.

Baca selanjutnya.. :)

About this blog

"Don't start with seeing, start with believing..."
-Master's Sun-

SayaSayaSaya

Foto Saya
metrika
perempuan yang sedang bermetamorfosa jadi semut keciill.. ^^
Lihat profil lengkapku

Blog Archive

Categories

Followers