Untuk parelthon* ku, ,
Saat kau tak ada diantaraku kini, aku ingin tak peduli. Rasa sayangmu yang sudah tak kau berikan padaku itu, aku sedang merindunya. Aku mengeluh dalam hatiku. Entahlah karena apa? Aku menginginkanmu lagi? Iya! Aku menyesalkanmu? Iya!! Aku menyayangimu? Iya!! Kamu sudah merusak duniaku saat ini? Iya!!
Begitu banyak suara-suara sumbang tentangmu di luar sana, tapi aku masih tetap saja tak bisa berada di pihak mereka. Karena sudah terlalu terbiasa dan hafal tingkahmu, aku tak bisa apa-apa selain tetap mempercayaimu. Ini menyiksaku!!! Sementara kamu di duniamu tak menoleh ke arahku barang sejenak.
Aku masih cemburu!! YA!! Mana bisa aku biasa saja, melihatmu berbagi tawa dengan perempuan lain. Mana bisa aku biasa saja, mendengarmu menyebut nama orang lain di saat di depanmu adaku. Mana bisa aku biasa saja, waktu bahkan kamu sendiri memfilter pandanganmu dariku sedang membuka filter dengan yang lain. Mana bisa aku biasa saja, saat kulihat lagi-lagi kamu menunjukkan sikap yang selalu kurindukan.
Lucu ya.. Ketika berkali-kali berpegang teguh untuk move on menjadi pengangan... Kamu hadir lho di depanku secara nyata... Menjalani hidup dengan bekerja keras melupakanmu sama saja dengan menyuruhku jalan di padang pasir hanya dengan membawa 1 botol kecil air minum. Aku pasti bisa melewatinya, tapi mana bisa mudah? Dan akhirnya aku mengatakan kepada diriku sendiri, bahwa masih menyayangimu bukan berarti aku nggak move on. Aku akan tetap menyisakan rasaku ini, memberimu tempat jika sewaktu-waktu kamu ingin kembali. Silahkan datang kapan pun kamu ingin. Dan aku tetap akan menjalani duniaku seperti layaknya kamu menjalani duniamu.
Aku masih menyayangimu...
Sungguh...
Yang dulu pernah ada di hatimu...
^^
*parelthon=masalalu
Yang Indah dan Tak Ingin Dilupakan (Parelthon*)
Diposting oleh
metrika
at
Sabtu, 14 Januari 2012
Label: #30HariMenulisSuratCinta , alkisah , kompetisi

0 komentar:
Posting Komentar or Reply Comment